RDK Analisis Hasil Pengolahan Data dan Evaluasi Sistem Pemilu Terkait Pengelolaan Logistik Pemilu Tahun 2019

kpu-kepahiangkab.go.id –  Rapat Dalam Kantor (RDK) tentang  Analisis Hasil Pengolahan Data dan Evaluasi Sistem Pemilu Terkait Pengolahan Logistik Pemilu Tahun 2019 di gelar di Aula Kantor KPU Kabupaten Kepahiang (Rabu, 14/08/2019). Seperti kegiatan rapat-rapat sebelumnya, kegiatan ini ditujukan untuk memperoleh masukan dari stakeholder kepemiluan terkait untuk perbaikan penyelenggaraan pemilu selanjutnya.

Rapat ini dihadiri oleh Ketua KPU Kepahiang  Mirzan Pranoto Hidayat, S.Sos. dan Komisioner Supraan Efendi, S.Sos.I.,M.Pd., Syamsul Komar, SP., Ikrok, S.Pd., dan Nurhasan, S.HI., Sekretariat dan dihadiri juga oleh Rusman Sudarsono, SE Ketua Bawaslu Kabupaten Kepahiang, Eko Yansur perwakilan Polres.

Ketua KPU Kepahiang menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang turut menyukseskan pemilu tahun 2019 di Kabupaten Kepahiang, “kendati demikian kita harus tetap mengevaluasi tentang hal ini, kita akan fokus kepada Evaluai pengamanan dan proses distribusi logoistik pada TPS sulit dengan minimnya anggaran, tetapi kita harus memperlakukan hal ini secara khusus sesuai dengan hasil rapat persiapan dengan stakeholder pasca Pemilu 2019″, tutur Mirzan.”

Terkait masalah logistik Ketua Bawaslu Kabupaten Kepahiang Rusman Sudarsono menyampaikan “bahwa persoalan pengesetan tidak luput dari pengaruh rekrutmen Tim pelipatan surat suara, sehingga hal ini berdampak pada kekurangan surat suara hampir terjadi pada tiap TPS, Kami berharap kedepannya ada kesungguhan dalam penghitungan surat suara tersebut, kemudian tidak adanya kroscek ulang dalam percetakan surat suara di KPU Pusat”, ucap Rusman.

Eko Yansur perwakilan dari Polres menyarankan “perlunya perubahan SOP dalam perekrutan badan adhock dan juga perekrutan tim pelipatan surat suara, untuk tim penghitungan surat suara harus di khususkan secara tersendiri agar masalah kekurang surat suara tidak terjadi lagi”, kata Eko. Untuk Pilkada 2010 nanti “Polres yakin dan optimis tentang kerancuhan tersebut tidak terjadi lagi, dan kedepannya lebih maksimal lagi dalam pengolahan logistik”, tutup Eko.

Sementara itu Anggota KPU Kepahiang Supran Efendi menyampaikan tentang  pengesetan ” untuk perekrutan tenaga pelipat surat suara waktunya harus diperpanjang agar dalam rekrutmen bisa lebih maksimal”, tutur Supran.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *